Fritz Akhmad Nuzir Ikuti Sekolah Partai PDIP Gelombang 3

80

Kota Metro – Bakal Calon Wakil Walikota Metro Fritz Akhmad Nuzir mengikuti Sekolah Partai PDI Perjuangan Gelombang ke-3 di Sekretariat Pemenangan II Arwana, Minggu(13/9).

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Metro Ria Hartini, menurutnya, Sekolah Partai pada Pilkada Tahun 2020 kali ini menggunakan metode online.

“Seperti di season pertama ada bakal walikota Metro yaitu Ibu Anna Morinda dan sekarang di gelombang ke-3 atau terakhir ini ada kesempatan bagi bakal wakil walikota Kota Metro yang diusung Partai PDI Perjuangan yaitu Mas Fritz Akhmad Nuzir dengan daring menggunakan aplikasi ZOOM dan disiarkan langsung oleh DPP PDI Perjuangan dengan sosial media YouTube serta Facebook Official,” ucapnya.

Mbak Ria Ayam (Sapaan akrabnya, red) juga mengatakan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama tiga (3) hari. “Dimulai dari hari ini Minggu, 13-9 sampai dengan hari Selasa 15-9 malam,” katanya.

Dirinya pun berharap dengan diadakannya dan diikuti oleh calon walikota dan wakil walikota Kota Metro dapat meningkatkan bekal ilmu dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Saya berharap Mas Fritz Akhmad Nuzir mendapat ilmu dan pengetahuan serta bekal untuk ke depan hingga berguna bagi seluruh masyarakat Kota Metro,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Bakal Calon Wakil Walikota Metro Fritz Akhmad Nuzir mengatakan bahwa dirinya akan dengan baik mengikuti sekolah Partai tersebut.

“Alhamdulillah saya berkesempatan mengikuti sekolah ini pada gelombang III bagi bakal calon kepala daerah, dan ini adalah sebuah langkah guna menambah wawasan bilamana saya beserta mbak Anna Morinda terpilih menjadi kepala daerah di Kota Metro yang nantinya mampu mengembangkan program-program kerakyatan dan sejalan dengan Presiden RI Joko Widodo yang sesuai azas Pancasila dan UUD 1945,” timpahnya.

Masih Mas Fritz, “Semua ini tidak terlepas dari upaya menyejahterakan rakyat khususnya masyarakat Kota Metro serta menjaga ketertiban umum secara adil dan merata dalam bingkai keberagaman hingga yang terpenting melindungi dan menjamin harkat martabat masyarakat Kota Metro yang berprikemanusiaan,” sambungnya. (Dian Ciepluks)