Kursus dan Sharing Membatik Bareng MKC

Kota Metro : Founder Metro Kita Center (MKC) Fritz Akhmad Nuzir buka kegiatan Kuring (Kursus dan Sharing) MKC dengan tema ‘Membatik’, Selasa (27/10).

Dalam kesemapatan tersebut, Mas Fritz mengatakan bahwa kegiatan Kuring merupakan sebuah kegiatan rutinitas MKC sejak terbentuk di awal tahun 2020. “Kuring itu saya bersama anak-anak MKC adakan dengan menyikapi kondisi pandemi dalam dasar acuan kita memberikan pelajaran secara online melalui media social yang dapat diakses langsung oleh para peserta di dalam rumah masing-masing,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan dimana Kuring membatik itu dilakukan di sekretariat MKC. “Kali ini membatik jadi kuring diadakan dengan cara tatap muka dan lakukannya protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Tak lupa pria lulusan Universitas Gajah Mada juga menambahkan bahwa tema yang dipilih membatik merupakan sebuah keprihatinan terhadap kondisi batik yang mulai kurang diminati oleh kaum milinial. “Kenapa membatik? Itu yang sangat saya ingin lakukan kepada para pemuda Kota Metro agar budaya nasional tidak hilang dan terus bisa dibuat oleh para pemuda dikemudian hari serta mungkin ke depan kami (MKC, Red) akan mengadakan kuring dengan tema yang berbeda namun tetap mengedepankan budaya Indonesia,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Dani Amboro koordinator batik mengatakan bahwa kunci dasar untuk membatik adalah mengerti akan dasarnya. “Tadi sebelum peserta menulis batik di kain, sudah sedikit saya bersama Bu Beti Purwaningsih memberikan pengertian dasar batik dan cara memberikan pola yang ingin kepada kain yang akan digunakan untuk bahan membatik,” ungkapnya.

Pemuda Sumbersari itupun berharap dengan diadakannya Kuring Batik oleh MKC semoga dapat menumbuh kembangkan karya batik lokal Kota Metro. “Saya sangat berharap ke depan ada pemuda yang peduli terhadap budaya nasional seperti batik dan dapat terus mengembangkan hasil karyanya dengan menjadikan brand batik lokal Kota Metro yang dapat dipasarkan secara luas ke level nasioanl hingga mancanegara,” tutupnya.

(Dian Ciepluks)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini