Mas Fritz Support Upaya KWT Kembangkan Urban Farming

Kota Metro – Bakal Calon Wakil Walikota Metro Fritz Akhmad Nuzir melaksanakan silahturahmi dengan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Pangan Kelurahan Purwosari Metro Utara, Rabu (19/8).

Mas Fritz (sapaan akrab Fritz Akhmad Nuzir) menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh para wanita-wanita KWT tersebut merupakan suatu bentuk hal yang sangat menginspirasi. “Pertahankan dan teruskan serta kembangkan kegiatan positif ini kepada ibu-ibu selain anggota KWT. Supaya daya konsumsi sayuran di lingkup keluarga meningkat dan bisa membantu para suami menambah perekonomian keluarga dengan menjual hasil panen sayuran,” ujarnya.

Menurutnya, cara penanaman dengan metode urban farming atau pertanian perkotaan sudah sangat cocok dilakukan di Kota Metro. “Kita harus sadar bahwa tidak semua keluarga memiliki area persawahan ataupun perkebunan untuk bercocok tanam seperti sayuran. Namun dengan hadirnya KWT seperti ini bisa mencontohkan kepada semua ibu-ibu supaya bertani sayuran yang sehat dapat dilakukan di lingkungan rumah,” imbuhnya.

Urban farming sebenarnya adalah ide sederhana yang berakar pada local wisdom tapi jitu dan berperan sangat penting dalam pembangunan kota yang tangguh dan berkelanjutan.

“Kemandirian pangan, pemenuhan gizi keluarga, gaya hidup sehat, ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan adalah manfaat-manfaat yang dapat dieksplorasi dari gagasan ini. Salut untuk banyak entitas warga yang sudah bisa memulai gerakan ini secara swadaya termasuk salah satunya adalah KWT Sumber Pangan yang berada di Kelurahan Purwosari,,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Ketua KWT Novi menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan suatu program atau gagasan bersama dengan masyarakat agar bisa membuat sebuah langkah pertanian unggul hasil mandiri. “Alhamdulillah semua anggota KWT bisa membuat pertanian rumah tangga dengan sistem pengaplikasian halaman rumah, dengan harapan meningkatkan dan menjaga kualitas sayuran untuk dikonsumsi,” timpalnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa tanaman yang ditanam merupakan produk sayuran kosumsi sehari-hari. “Di sini kita ada sayuran seperti sawi, kangkung, bayam, kemangi, kenikir cabai, terong dan tomat. Supaya apa yang kita hasilkan sudah siap untuk dikonsumsi tinggal mencari menu tambahan seperti lauknya saja,” pungkasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini