MKC Sukses Adakan Webinar ke 2

87

Kota Metro : Setelah webinar MKC sebelumnya kita menyimak langsung pemateri dari Jepang, pagi ini webinar MKC menghadirkan pemateri Vidya Spaey yang tengah berada di Belgia,Sabtu (2/5).

Pemaparan selama lebih dari 1 jam disambung dengan diskusi yang menarik dengan 37 peserta yang hadir dari segala penjuru negeri: Jakarta, Bekasi, Wonosobo, Pontianak, Ambon, Surabaya, Metro, Bandung, Malang, Pekanbaru, Yogyakarta, Tanjungbalai, Riau, Palembang, dan lain-lain.

Pada saat dimintai tanggapan nya, Founder MKC Fritz Akhmad Nuzir mengatakan bahwa kesimpulannya adalah kota-kota pasca pandemi COVID-19 di masa depan harus lebih siap terhadap manajemen resiko bencana (disaster risk management), “Dengan pendekatan perencanaan berbasis mitigasi (merespon terhadap sumber becana) dan adaptasi (merespon terhadap dampak yang terjadi),”ucapnya.

Masih orang bergelar Doktor tersebut, “Pendekatan adaptasi bisa melalui perencanaan dan penataan fasilitas umum seperti pasar dan area komersil lainnya dengan standar kebersihan dan kelayakan yang lebih baik, perencanaan dan pengaturan urban density yang lebih imbang dengan keberadaan RTH, dan ketersedian fasilitas kesehatan yang baik dan inklusif,”imbuhnya.

“Pendekatan mitigasi adalah dengan penyiapan infrastruktur digital kota yang komprehensif, perencanaan kota melalui local context dan wisdom, dan pemerintah kota yang tanggap bencana dengan didukung sistem informasi dan edukasi yang mewadai,”pungkasnya.

Ditempat terpisah, Vidya Spaey Putri A., S.T., MaHS, IAI yang merupakan alumni Master Of Human Settlements (MaHS) KU LEUVEN,Belgia menambahkan bahwa melihat kota-kota masa depan pasca corona, “kota-kota yang ADAPTIF, FLEKSIBEL, dan KREATIF. Cocok sekali dengan semangat kolaboratif, inovatif, dan progresif yang didorong oleh Metro Kita Center,”katanya.

 (*)